perasaan khawatir karena tak lolos sama sekali tidak dirasakan, yg dirasakan hanya perasaan akan kehilangan sahabat-sahabat terbaik yang selalu mengerti, itulah yang dirasakan. Mungkin jika dipandang oleh orang, ini terlalu berlebihan. Tapi menurut beberapa pribadi yang benar-benar telah memiliki sahabat yang saling mengerti, ini susah. Melihat kenyataan yang ada sekarang dan memperkiraan keadaan di masa yang akan datang, hal yang awalnya menyenangkan akan menjadi hal yang mungkin sama sekali tidak menyenangkan. Hari pertama dan hari terakhir bersama hanya 1 hari dimana hari itu mungkin tidak bisa terulang seperti dulu. Tidak ada yang salah, mungkin perasaan ini yang terlalu egois terhadap diri sendiri. Menginginkan kebersamaan yang selalu dan selamanya tanpa memikirkan keadaan yang sebenarnya.

Sekarang, yang beberapa orang tahu, keadaan mulai berubah, ini baru awal, masih ada hari-hari selanjutnya yang mungkin akan berubah 180 derajat dari keadaan awal kita bertemu. Masih ada beberapa orang yang berusaha kembali seperti semula, tapi jika itu dipaksakan akan ada banyak hati yang terluka dan tersakiti.

Kehidupan ini memang penuh dengan kejutan, di saat kebersamaan telah terjalin dengan erat, di saat itu pulalah dihancurkan dengan begitu rapi dan perlahan. Allah SWT memiliki cara tersendiri untuk membuat semuanya menjadi lebih baik, dan mungkin cara menurut-Nya terbaik adalah seperti ini yaitu merasakan kesendirian di sekeliling orang-orang yang selalu menemani dengan janji “kita akan selalu ada buat kamu di saat kamu butuh”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − 12 =

Post Navigation